Struktur Sukuk untuk Usaha Kecil dan Menengah

Posted on Posted in Capital Market, Shariah Principles, Sukuk

Data menunjukkan bahwa lebih dari 95% pertumbuhan ekonomi dunia disokong oleh sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Lebih dari 70% pasar tenaga kerja dunia disediakan oleh UKM. Di sisi lain, UKM mempunyai masalah dalam hal akses terhadap pembiayaan dari industri keuangan, terutama perbankan.

Sudah banyak model pembiayaan alternatif yang ditawarkan kepada UKM untuk mensiasati susahnya kredit atau pembiayaan dari bank. Mulai dari yang paling umum, modal ventura dan private placement, sampai yang rumit dengan menerbitkan Efek beragun Aset, bahkan yang paling baru menggunakan teknologi internet dengan model crowdfunding. Khusus untuk penerbitan Efek beragun Aset, struktur yang paling umum digunakan adalah transfer of debt, dimana aset yang disekuritisasi adalah tagihan terhadap UKM. Artinya, underlying asset bukan milik UKM tetapi aset dari perusahaan pembiayaan/perbankan.

Hal itu menjadi isu utama ketika pembiayaan UKM akan menggunakan produk berbasis Syariah, terutama Sukuk. Hutang sebagai objek transaksi adalah dilarang oleh Syariah, sehingga model transfer of debt menjadi tidak mungkin digunakan dalam struktur pembiayaan UKM melalui Sukuk. Isu lainnya adalah terkait kepemilikan underlying asset, dimana dalam model transfer of debt, pemilik aset adalah lembaga pembiayaan/perbankan bukan UKM.

Jadi, apakah mungkin menerbitkan Sukuk untuk pembiayaan UKM?

Beberapa isu yang muncul dalam konteks tersebut, diantaranya:

  1. penerbitan un-rated Sukuk atau short-term Sukuk, isu ini muncul pada saat acara IFN ASIA FORUM 2015 di Kuala Lumpur, Mei 2015
  2. menerbitkan hybrid Sukuk for SME, isu ini muncul pada saat training for Sukuk yang diselenggarakan oleh IRTI-IDB, Mei 2015

Dalam hal pembiayaan terhadap UKM melalui Sukuk, hal yang harus diperhatikan adalah Size dan Risk Profile dari UKM karena akan berdampak terhadap “harga” Sukuk di pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *