Para Pihak di Pasar Modal Syariah

Posted on Posted in Capital Market

Para pihak yang terlibat di pasar modal Syariah dibagi menjadi lima (5) kelompok. Pertama, regulator yang bertugas mengatur kegiatan di pasar modal dengan mengeluarkan peraturan terkait aktivitas para pelaku pasar modal. Pihak pertama adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua, Self Regulatory Organization (SRO) yang bertugas menyelenggarakan transaksi Efek dengan menyediakan sistem perdagangan, sistem kliring dan sistem kustodi untuk setiap transaksi yang dilakukan di pasar modal. Pihak kedua terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Ketiga, lembaga dan profesi penunjang yang berfungsi sebagai penunjang dari setiap aktivitas kegiatan efek, seperti wali amanat, pemeringkat Efek, notaris, dan akuntan. Keempat, pelaku pasar yang secara aktif melakukan transaksi Efek terdiri dari investor, emiten (perusahaan tercatat) dan perusahaan Efek. Kelima, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) yang bertugas menjaga dan mengatur penerapan prinsip Syariah di pasar modal Syariah.

Masing-masing pihak mempunyai peranan penting yang saling mendukung dan menciptakan terjadinya transaksi Efek di pasar modal.

 

< previous                     next >

| back to learning |

2 thoughts on “Para Pihak di Pasar Modal Syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *